Berita Detail




RAPAT KOORDINASI NASIONAL KEPEGAWAIAN 2019

Bekraf, Yogyakarta – Badan Ekonomi Kreatif melalui Biro Umum dan Kepegawaian telah menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Kegiatan tersebut diselenggarakan pada tanggal 25 September 2019 yang bertempat Ballroom Marriott Hotel Yogyakarta.


Acara ini dihadiri oleh jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama yang membidangi kepegawaian di seluruh K/L/D di Indonesia. Dalam hal ini Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) diwakili oleh Kepala Biro Umum dan Kepegawaian beserta jajaran. Kepala BKN dalam sambutannya mengatakan bahwa ASN ini harusnya netral dan harus mampu menjadi perekat dan pemersatu bangsa yang diharapkan mampu mengambil peran dalam setiap perubahan bukan hanya sebagai aktor pembantu, dan menghimbau kepada para Pejabat Pembina Kepegawaian seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk menggunakan data kepegawaian sebagai dasar pembuatan kebijakan atau keputusan kepegawaian. Pada setiap pemilu, baik tingkat nasional maupun daerah, beliau menekankan, seharusnya tidak ada aduan lagi yang berkaitan dengan kepegawaian. Kemudian Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengatakan bahwa kita tidak bisa menutup dinamika perubahan. Lebih baik kita memberikan ruang untuk bisa tumbuh berkembang, kita buka dan kontrol. Kemudian Sultan menambahkan bahwa sejatinya ASN harus mampu melihat segala aspek perubahan yang terjadi di masyarakat dalam upaya mengambil kebijakan maupun dalam upaya pembuatan program. Rakornas tersebut juga menghadirkan pembicara dari para Deputi BKN, Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB).


Kegiatan berlanjut dengan peluncuran aplikasi mySAPK v.2.0 dipimpin oleh Kepala dan Pejabat Tinggi Madya BKN sebagai aplikasi yang memberikan akses dalam pengelolaan layanan kepegawaian di Indonesia. Dengan hadirnya aplikasi ini diharapkan pelayanan kepegawaian seperti Kenaikan Pangkat, Mutasi, mencetak SK dan lainnya dapat lebih mudah dilakukan, sehingga pengelolaan layanan kepegawaian di Indonesia dapat lebih optimal, termasuk dalam hal ini di Bekraf sebagai user.


Agenda selanjutnya adalah paparan Bapak Yudi Latief sebagai keynote speaker dengan materi yang menekankan agar para ASN dapat bertransformasi sosial berbasis Pancasila sehingga tujuan perikehidupan kebangsaan dan kewarganegaraan yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur dapat tercapai. Paparan terakhir diberikan oleh Deputi SDM Aparatur Menpan RB yang menyampaikan tentang kebijakan Pengadaan ASN tahun 2019 salah satunya mengenai rencana pelaksanaan rekrutmen dan seleksi CPNS 2019 yang terdiri dari 9 tahap kegiatan. Tahap kegiatan rekrutmen dan seleksi tersebut sebagai berikut:



Sebelum acara ditutup, BKN memberikan penghargaan bagi kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah yang berprestasi dalam pengelolaan kepegawaian. Acara Rakornas Kepegawaian 2019 ditutup oleh Kepala BKN yang berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat terkait peningkatan kinerja dalam pengelolaan layanan SDM Aparatur di Indonesia.