Berita Detail




KEGIATAN KUNJUNGAN BAGIAN KEPEGAWAIAN DAN ORGANISASI KE SOLO

Bekraf, Solo – Biro Umum dan Kepegawaian melalui Bagian Kepegawaian dan Organisasi melaksanakan kunjungan ke Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Surakarta, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD), dan Pusat Pengkajian Kebijakan Daerah dan Kelembagaan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta (PPKDK LPPM UNS) pada hari Jumat (4/10/2019). Kunjungan diadakan dalam rangka pemenuhan rencana aksi Pokja Organisasi dan Tata Laksana serta Pokja Penataan Sistem Manajemen SDM Aparatur di lingkungan Badan Ekonomi Kreatif.


Kunjungan ke Bappeda Kota Surakarta yang dilaksanakan oleh Subbagian Organisasi dan Tata Laksana berkaitan dengan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Helmi Suhendry selaku Kepala Subbagian Organisasi dan Tata Laksana dan disambut oleh Tulus Widajat selaku Kepala Bappeda Kota Surakarta beserta jajarannya. Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Kepala Bappeda dan penyampaian maksud dan tujuan kunjungan oleh pihak Bekraf. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan oleh Ari selaku Kepala Bagian Organisasi, Bappeda Surakarta. Beliau menyampaikan bahwa Perda Nomor 12 Tahun 2012 tentang pelayanan publik merupakan dasar bagi mereka dalam melakukan penyusunan SOP dan SOP administrasi di tingkat kecamatan. Selain menyampaikan mengenai proses penyusunan SOP, beliau juga menyampaikan Organisasi Perangkat Daerah (ODP) yang sudah bersertifikat ISO 9001:2015 diantaranya adalah Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.


Berikutnya, kunjungan ke BKPPD dilaksanakan oleh Subbagian Mutasi dan Kepangkatan bertujuan pada pemahaman aplikasi e-Kinerja. Kedatangan disambut oleh Lisino Soares selaku Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi BKPPD Surakarta. Beliau menyampaikan adanya dinamika penerapan aplikasi e-Kinerja dimana tahun ini merupakan tahun pertama implementasi aplikasi tersebut setelah melakukan pengembangan selama 2 tahun. Tujuan dari implementasi tersebut yaitu meningkatkan disiplin, kinerja, motivasi kerja dan kesejahteraan PNS. Server yang ada sebanyak 4 buah digunakan oleh BKPPD Solo untuk mengelola lebih dari 6000 pegawai. Kendala yang saat ini dihadapi yaitu ketidaksiapan SDM yang ada dalam memanfaatkan aplikasi berbasis digital tersebut. Selain itu, terdapat beberapa perbedaan konsep penilaian dengan aplikasi kinerja yang ada di K/L pusat dikarenakan regulasi yang berbeda antara di pusat dan daerah. BKPPD juga memiliki rencana pengembangan yaitu menambahkan output hasil kerja ke dalam kriteria sistem penilaian. Kunjungan ke BKPPD ditutup oleh R. Adi Mukhtar Rivai selaku Kepala Bagian Kepegawaian dan Organisasi Badan Ekonomi Kreatif.


Selain itu, Subbagian Pengembangan SDM melaksanakan kunjungan ke PPKDK LPPM UNS guna menggali informasi mengenai manajemen, metode, dan laporan Assessment Center. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Tuhana selaku Kepala PPKDK LPPM UNS. Beliau menyampaikan metode Assessment Center yang berlaku di UNS didasarkan pada Standar Kompetensi Jabatan yang telah ada. Proses Assessment Center diawali dengan assessor meeting guna menyamakan persepsi antar pihak yang terlibat dalam uji kompetensi yang akan dilaksanakan. Pemaparan dilanjutkan oleh Nugraha Arif Karyanta selaku Ketua Tim Assessor PPKDK LPPM UNS. Selain menyampaikan proses yang dilaksanakan, beliau juga menyampaikan format laporan assessment. Setelah pemaparan dari pihak UNS, diadakan diskusi untuk menggali lebih dalam mengenai Assessment Center. Kegiatan di UNS ditutup dengan serah terima kenang-kenangan oleh pihak Bekraf yang diwakili Anggara Hayun Anujuprana selaku Kepala Biro Umum dan Kepegawaian dan Darsono selaku Anggota Grup Riset PPKDK LPPM UNS.


Kunjungan yang telah dilaksanakan oleh Bagian Kepegawaian dan Organisasi merupakan bagian dari proses penggalian informasi dan pembelajaran menuju pemenuhan rencana aksi Pokja Organisasi dan Tata Laksana serta Pokja Penataan Sistem Manajemen SDM Aparatur di lingkungan Badan Ekonomi Kreatif.