Berita Detail




Bekraf Melakukan Kunjungan Kearsipan ke ISI Surakarta dan Lokananta Records

Bekraf, Solo --Biro Umum dan Kepegawaian, Sekretariat Utama,Badan Ekonomi Kreatif melakukan kunjungan kearsipan ke Institut Seni Indonesia Surakarta dan Lokananta Records. Kunjungan kearsipan ini dilaksanakan pada Jumat (4/10/2019).


Dalam kunjungan kearsipan ke Institut Seni Indonesia Surakarta, Bekraf diwakili oleh Sri Nastiti Iriani (Kepala Bagian Tata Usaha Pimpinan dan Persuratan) beserta jajarannya disambut oleh Pihak ISI Surakarta yang diwakili oleh Prastawa Sunu (Kepala Biro Umum dan Keuangan) dan jajarannya. Kunjungan ini bertujuan untuk benchmarking kearsipan khususnya pengelolaan arsip secara elektronik / e-office.


Institut Seni IndonesiaSurakarta telah memiliki aplikasi pengelolaan arsip secara elektronik yakni Sisursip (Sistem Informasi Tata Persuratan dan Kearsipan Terpadu) yang merupakan aplikasi yang mengelola surat masuk, surat keluar, pengelolaan arsip, memo dan monitoring disposisi. Aplikasi tersebut mengakomodir surat tugas yang terintegrasi dengan sistem absensi kepegawaian sehingga meminimalisir kesalahan dalam absensi pegawai. Selain itu, surat masuk dari eksternal dapat terpantau oleh pihak pengirim surat untuk mengetahui perkembangan surat yang ditujukan ke ISI Surakarta. Melalui kunjungan ini, Bekraf memperoleh banyak informasi terkait pengembangan serta implementasi pengelolaan arsip secara elektronik  di Institut Seni Indonesia Surakarta.


Bekraf juga berkesempatan mengunjungi Lokananta Records yang bergerak di bidang multimedia, rekaman, penggandaan (kaset dan CD ROM), remastering serta pengembangan percetakan dan jasa grafika. Pada kesempatan ini, Bekraf di sambut oleh Bemby Ananto selaku pegawai Lokananta yang melakukan digitalisasi produk rekaman studio Lokananta beserta jajarannya. Beliau menjelaskan bahwa pada awalnya Lokananta memproduksi materi siaran untuk Radio Republik Indonesia dalam bentuk piringan hitam. Seiring perkembangan jaman, Lokananta menjadi label rekaman dengan spesialisasi lagu daerah, pertunjukan kesenian dan penerbitan buku. Rekaman yang dihasilkan selama Lokananta berdiri hingga kini menjadi catatan sejarah perjalanan bangsa Indonesia.


Upaya Lokananta dalam melestarikan rekaman sejarah tersebut yakni melalui alih media rekaman master lagu yang berbentuk pita reel menjadi berkas digital. Sejauh ini, Lokananta telah melakukan alih media rekaman lagu sebanyak 5 ribu master lagu. Hasil alih media master lagu ini diharapkan menjadi salah satu cara dalam pelestarian budaya bangsa Indonesia. Pembelajaran terkait alih media arsip ini dapat memberikan pengetahuan baru untuk Bekraf dalam melestarikan arsip sebagai sumber sejarah dan budaya bangsa Indonesia.